Sabtu, 20 April 2013

MEMBACA TEKS PIDATO



Pada saat anda membaca naskah pidato, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu suara harus lantang dan jelas(kejelasan suara), tinggi rendahnya suara harus jelas (intonasi) dan penandaan hal-hal yang penting dari isi pidato (penandaan kata-kata kunci). Selain itu seorang pembawa pidato harus mempunyai rasa percaya diri dan keberanian. Pada waktu membawakan pidato, seorang pembawa pidato hendaknya sesekali mengarahkan pandangannya kearah pendengar. Dengan demikian, pendengaran mearasa dihargai dan seakan-akan diajak bicara. Ketika anda menandai naskah pidato tersebut, gunakan tanda-tanda berikut:
   

    /                    = untuk jeda pendek
   //                            = untuk jeda panjang atau berhenti

  Tanda panah lurus          = untuk intonasi mendatar

Tanda panah ke atas         = Intonasi naik

    Tanda panah ke bawah  = Intonasi turun

   
=                 = untuk hal-hal yang penting dari isi pidato


# Contoh naskah pidato:

Hari Sumpah Pemuda
 

 
Hadirin yang terhormat,

Assalamu’alaikum wr.wb.
Pertama-tama marilah kita panjatkan sara syukur kepada Tuhan Yang Maha Agung atas berkahnya kepada kita sehingga kita masih diperkenankan memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober yang setiap tahun selalu kita peringati bersama selauruh bangsa kita, dimanapun kita berada.
Hadirin yang saya hormati, sesuai dengan tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini yakni Pemuda adalah tulang punggung pembangunan bangsa dan Negara, maka selayaknyalah pada peringatan kali ini kita tingkatkan daya juang kita dalam pembangunan disegala bidang, sehingga dengan demikian tidak sia-sialah amanat dari pahlawan kita yang hingga kini pegang kukuh pada kedua tangan kita, pada seluruh tangan bangsa yang cinta pada kemerdekaan ini.

Dengan semangat muda marilah kita bersama-sama khususnya para pemuda meraptkan barisan menyatukan tekad lebih kukuh, sehingga tidak member peluang sejengkal pun kepada penghambat dan pengacau pembangunan, tidak member peluang sedikit pun kepada para pemalas yang hanya suka berpangku tangan sehingga masyarakat adil makmur bias benar-benar terwujud dalam waktu yang tidak lama lagi.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, dengan bertanah air satu tanah air Indonesia, dengan berbangsa satu bangsa Indonesia dan menjungjung bahasa persatuan bahasa nasional Indonesia, kita wujudkan cita-cita bangsa ini. Hadapalilah dengan berbagai persiapan. Percayalah bahwa kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang kuat, yang mampu menghadapi tantangan. Karena hanya dengan percaya dirilah kita bias menjadi bangsa yang besar.
Hadirin yang saya hormati,
Dengan semangat Sumpah Pemuda, kita yakinkan dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan semangat besar, yang tidak perbah padam oleh guncangan ombak dan badai yang tetap tegak bagai karang di tengah lautan lepas.
Selamat berjuang wahai pemuda, selamat berjuang. Semoga sukses dalam cita-cita bangsa.

Merdeka
Wassalamu’alaikum wr.wb
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar